Puisi - Babu di Tanah Ibu



BABU DI TANAH IBU
Karya: Tamie Chan

Pada cemara yang menjulang, pipit muda bersajak ramaikan pagi
Bersiul hilang jati diri
Jantung desa tergambar ramai
Tumbuhlah peranakan bocah hulu
Yang tertegun pandangi rombongan roda kekar
Berlarian bagai singa lepas dari sangkar
Rebutkan salam cinta cap jempol jari petani
Pada luas lahan yang bertumbuh subur tanaman padi

Pada akhirnya ...
Aku telah menjadi babu di tanah Ibu
Meracik bubuk semen, pasir dan batu
Menata tiap ruas petak yang terjengkal patok kayu
Meneteskan peluh pada rumput hijau yang mulai layu

Pada malam dengan sedih yang bertamu, suara alam memilih sunyi
Sembunyikan nada di balik pilar lumbung hati
Menahan sesak karena tak lagi dengar binatang sawah benyanyi
Kampungku telah mati
Reinkarnasi menjadi rumah sunyi yang sering tak dihuni
Mataku menahan sejuta kata kepedihan
Tegar dengan tegapkan dada dari kemarahan

Aku adalah babu
Bekerja di tanah Ibu
Dengan amarah yang membisu

***
Mojokerto. 29 Juli 2020

ATAU

Baca Selanjutnya Baca Sebelumnya
Komentar Netizen
Tulis Komentarmu
comment url