Puisi - Malam Sya'ban Menyala Purnama



MALAM SYA'BAN MENYALA PURNAMA
By : Azer

Sudah begitu jauh usia melangkahi waktu
Masih saja aku berselimut gelap nafsu
Sudah begitu rapuh dunia di hadapan waktu
Masih saja aku berbalut paras palsu

Terlalu nyaman di kegelapan
Amat terpikat dalam pekat
Mengunjungi Tuhan berasa beban
Melantukan ayat terasa berat

Lihatlah duhai mata dan hatiku!
Malam sya'ban sudah menyalakan purnama
Tidak tergerakkah mewangikan yang hilang aroma?
Tidak terbesitkah melantunkan yang hilang irama?

Dengarlah duhai telinga dan jiwaku!
Malam sya'ban sudah menyalakan purnama
Kumandang Ramadhan akan siap bergema
Tidak terpanggilkah menjernihkan yang keruh atma?
Tidak terngiangkah indah Asma-Nya yang penuh utama?

Bangun!
Bangunkan!
Bangunkanlah pejam mata di sepertiga
Cukup sudah sikap memanjakan raga
Bangunkanlah lelap hati sekarang juga
Cukup sudah gelap mimpi kaburkan surga

Dengar!
Dengarkan!
Dengarkanlah seruan alam raya
Sudahi tingkah diri bergaya-gaya
Dengarkanlah sapaan lembut cahaya
Sudahi buta-tuli yang kian aniaya

Bangunlah duhai aku
Bangunlah wahai hati dan segenap jiwaku
Bangunlah di bawah purnama!
Bantu aku membangkitkan diri demi menuju terang itu
Bantu aku membangunkan diri demi memenuhi seruan itu
Bantulah aku atas ketidakberdayaanku

_____
Di bawah purnama, 15 Sya'ban 1441 H
ATAU

Baca Selanjutnya Baca Sebelumnya
Komentar Netizen
Tulis Komentarmu
comment url