CERITA MINI | Pelupa


Pelupa


Setahuku aku bernama Jho. Ya, orang-orang memanggilku begitu. Uh, aku agak lupa-lupa ingat akan namaku, maaf aku orangnya pelupa. Sifat ini sudah mengganggu sejak aku duduk di bangku sekolah dasar, atau mungkin semenjak di kandungan. Aku suka lupa rumus matematika, fisika, kimia juga rumus meluluhkan hati wanita yang pernah kubaca di salah satu buku, kalau tidak salah judulnya Kamasutra, umh, sepertinya itu, mungkin. Entahlah, lupa!

Aku sering lupa di mana menaruh kunci, hp, gunting kuku, dompet atau remote televisi. Pacarku juga suka marah-marah ketika waktu kencan tiba-tiba aku lupa siapa namanya dan kenapa kami berdua ada di tempat sepi dengan pakaian acak-acakan. Beneran! lupa habis ngapain.

Mandi pun aku bisa lupa, tapi aku punya cara untuk mengatasi kelupaan satu ini. Kupajang foto pacarku di kamar mandi, tepat di sebelah tempat sabun. Jangan berpikiran macam-macam, itu cuma sebagai motivasi agar aku tidak lupa mandi.

Sebenarnya, diam-diam aku sering merenung, kenapa aku bisa menjadi orang yang begitu pelupa? Apa Tuhan lupa ngasih kartu memori di otakku, atau aku yang telat saat pembagian otak? Atau otakku yang ... oh, sepertinya aku memang tidak kebagian otak.

Namun terkadang, aku juga bersyukur dengan sifat pelupaku, karena aku bisa lupa kalau pacarku sudah jadi bini temanku sendiri.

Suatu malam, aku pulang larut. Tak ada yang menyambut ketukan pintuku. Di meja teras depan ada buku yasin tertinggal. Terkejut, di halaman depannya ada foto yang mirip rupaku dengan nama di bawahnya: PAY JHO.

"Bukankah itu namaku?"


__usai. 2017

Sebuah cerita mini yang diikutkan dalam event Cerita Mini Humor yang diselenggarakan oleh Grup Laskar Literasi.




ATAU

Baca Selanjutnya Baca Sebelumnya
Komentar Netizen
Tulis Komentarmu
comment url